Tugas-Tugas Bank Sentral

October 12, 2013

 Powered by Max Banner Ads 

Sebagai seorang trader, kita wajib mengetahui tugas dari bank sentral selain mengatur keuangan negaranya. Di artikel ini kita akan membahas tugas yang diemban sekaligus mengetahui sisi lain dari bank central itu sendiri terhadap kegiatan di bursa valas. Seperti apakah kegiatannya?

Mungkin sebagian dari Anda masih bingung dengan bank sentral. Mungkin masih ada yang menganggap bahwa bank sentral tersebut merupakan bank umum yang sering kita jumpai di setiap daerah. Yaitu sebuah bank yang bisa digunakan jasanya untuk menyimpan uang atau mengajukan berbagai kredit.

Di Indonesia, fungsi bank sentral diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Bank sentral adalah suatu institusi yang bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga atau nilai suatu mata uang yang berlaku di negara tersebut. Dalam hal ini dikenal dengan istilah inflasi atau naiknya harga-harga yang dalam arti lain turunnya suatu nilai uang. Bank Sentral menjaga agar tingkat inflasi terkendali dan selalu berada pada nilai yang serendah mungkin atau pada posisi yang optimal bagi perekonomian (low/zero inflation), dengan mengontrol keseimbangan jumlah uang dan barang. Apabila jumlah uang yang beredar terlalu banyak maka bank sentral dengan menggunakan instrumen dan otoritas yang dimilikinya bisa mengubah dan mengendalikan perputaran keuangan.

Untuk lebih mempermudah pemahaman mengenai bank sentral, kali ini hanya akan dibahas mengenai bank sentral yang ada di Indonesia atau yang lebih kita kenal dengan Bank Indonesia. Bank sentral memiliki peran yang besar kaitannya dengan laju perekonomian Indonesia khususnya pada bidang moneter. Tugas dari bank sentral tersebut tidak lain adalah untuk menjaga kestabilan nilai rupiah yang meliputi kestabilan nilai mata uang rupiah terhadap barang dan jasa, serta kestabilan terhadap mata uang rupiah dibandingkan dengan mata uang lain.

Tugas Bank Sentral Secara Khusus
Menjaga stabilitas sistem keuangan pada tingkat nasional dan internasional merupakan masalah penting bagi bank sentral dan pemerintah karena biaya ekonomi makro berpotensi utama dari gangguan pada sistem keuangan.

Kepentingan bank sentral berfungsi penuh pada sistem keuangan yang berasal dari peran penting bahwa sistem keuangan, terutama bank, bermain dalam kebijakan moneter. Gangguan dalam sistem keuangan dapat menunda atau menghambat impuls transmisi kebijakan moneter ke ekonomi riil. Terbentuknya harga gelembung aset atau ledakan kredit dapat merusak dasar bagi stabilitas harga pada keuangan jangka panjang.

Tugas lain dari bank sentral adalah mengatur sistem pembayaran yang tujuan akhirnya untuk mewujudkan kesehatan sistem pembayaran dan infrastruktur keuangan. Fungsi lain dari sistem pembayaran tersebut adalah untuk menyokong kestabilan nilai rupiah yang berakhir pada stabilitas nilai tukar.

Dengan semakin beragamnya masalah perekonomian terutama yang berkaitan dengan moneter, pembaharuan mengenai tugas dari Bank Indonesia terangkum dalam UU no.2 tahun 2008 yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dari perbankan nasional guna menghadapi krisis global. Untuk itu kegunaan bank sentral sangat penting bagi kelangsungan pengaturan modal dan biaya Negara dalam transaksi secara nasional maupun internasional.

Sumber:

http://afukudanabira.wordpress.com

http://www.bimbie.com

http://www.wealthindonesia.com

Did you like this? Share it:

Related posts:


 Powered by Max Banner Ads